Call us today 0363-23074

Quick Info : Penerimaan Peserta didik baru Mandiri Bina Cipta Tahun Pembelajaran 2021/2022 akan…

Definisi dan Karakteristik Pajak serta Kenapa Harus Membayar Pajak

Ditulis pada 05 Jul 2021 oleh putu mardika, hits : 38

Terkadang sering terlintas dipikiran kita, kenapa kita harus membayar pajak, untuk apa uang pajak yang telah dipungut tersebut?
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaaan tersebut, kita akan bahas mulai dari apa itu pajak sampai kenapa harus membayar pajak.

Definisi Pajak 

Menurut Prof Dr. Rochmat Soemitro, SH (dalam Abdul Halim & Amin Dara, 2020 : 1.2) menyatakan bahwa Pajak adalah iurah rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal balik (kontra-prestasi) yang langsung dapat ditunjukkan, dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Feldmann (dalam Abdul Halim & Amin Dara, 2020 : 1.2) menjelaskan bahwa pajak adalah prestasi yang dipaksakan sepihak oleh dan terutang kepada penguasa (menurut norma-norma yang ditetapkannya secara umum), tanpa adanya kontraprestasi, dan semata-mata digunakan untuk menutup pengeluaran-pengeluaran umum. S.I. Djajadiningrat (dalam Abdul Halim & Amin Dara, 2020 : 1.3 mendifinisikan pajak sebagai suatu kewajiban menyerahkan sebagian dari kekayaan ke kas negara yang disebabkan suatu keadaan, kejadian dan pembuatan yang memberikan kedudukan tertentu, tetapi bukan sebagai hukuman, menurut peraturan yang ditetapkan pemerintah serta dapat dipaksakan, tetapi tidak ada jasa timbal balik dari negara secara langsung, untuk memelihara negara secara umum.

Menurut Prof. Dr. P.J.A. Adriani  (dalam Abdul Halim & Amin Dara, 2020 : 1.2) menyatakan bahwa pajak adalah iuran kepada negara (dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan-peraturan, dengan tidak mendapat prestasi kembali, yang langsung dapat ditunjukkan dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubungan dengan tugas negara yang menyelenggarakan pemerintahan.

Dalam UU No. 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan  dijelaskan bahwa pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh yang wajib membayarnya baik pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan peraturan perundang-undangan dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan dipergunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara secara umum demi kemakmuran rakyat.

 

Dari beberapa difinisi di atas dapat disimpulkan karakteristik pajak adalah :

  • Arus uang (bukan barang) dari rakyat ake kas negara.
  • Pajak bersifat memaksa berdasarkan undang-undang
  • Tidak ada timbal balik secara langsung atau kontraprestasi secara langsung yang dapat ditunjukkan
  • Pajak dipergunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran secara umum demi kemakmuran rakyat

Berdasarkan uraian di atas maka alasan kenapa harus membayar pajak adalah:

  • Membayar pajak merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh pak asep.

Pembayaran pajak merupakan suatu kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Jika pak Asep tidak membayar pajak, maka pak Asep bisa dikenakan hukuman sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku mulai dari denda hingga hukuman kurungan penjara.

  • Membayar pajak merupakan bentuk kontribusi kepada negara

Pajak yang dibayarkan kepada negara akan dipergunakan oleh negara untuk membangun fasilitas-fasilitas umum yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti rumah sakit, jalan raya, sekolah, penerangan jalan dan fasilitas lainnya termasuk untuk membiayai beberapa subsidi yang dijalankan pemerintah. 

  • Dengan membayar pajak akan memperlancar proses bisnis dan meningkatkan kredibilitas Usaha.

Banyak transaksi bisnis yang dilakukan mempersyaratkan kepemilikan NPWP. Sebagai contoh NPWP diberlukan untuk membuka rekening atas nama usaha di bank. Selain itu ketika usaha yang dibangun dan dikembangkan memperoleh pendanaan dari pihak lain, NPWP merupakan salah satu yang diminta sebagai bukti bahwa Usaha tersebut memiliki kredibilitas. Jika anda ingin meningkatkan kredibiltas usaha yang dimiliki maka anda seharusnya memiliki NPWP dan wajib pula membayar pajak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

July 2021
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
GALERI VIDEO